×

Select Your Type

×
Map Pointer Pointer Pointer Pointer Pointer Pointer Pointer Pointer Pointer Pointer Pointer Pointer Pointer Pointer Pointer Pointer Pointer Pointer

Contact Us


Jika anda ingin informasi lebih lanjut harap isi formulir.

Seluruh isian dalam formulir mohon diisi dengan benar dan akurat.

Alamat yang dimasukkan harus alamat rumah/kantor yang ditempati dan nomor telepon/ponsel yang bisa dihubungi.

Tips


  • ...

    Mengenal teknologi MR9C-9N khusus untuk motor HONDA

    1 month ago

    ESP atau Enhance Smart Power adalah teknologi turunan dari mesin Honda Vario atau Beat yang terkenal dengan fitur ACG dan ISS, yang menjadikan mesin ini lebih responsif dengan akselarasi tinggi. Untuk mesin yang berkapasitas 110 cc diklaim mampu menyumbang efisiensi bahan bakar sebesar 7% dari versi Non ISS dan mampu berlari hingga 100 km/jam. Dari segi komponen, Honda ESP terbaru ini akan lebih awet dan ramah lingkungan, namun dibalik ketangguhan mesin Honda tersebut terdapat kontribusi komponen kecil yang di sematkan ke dalam ruang bakar, yaitu Busi NGK MR9C-9N yang dibuat oleh PT NGK BUSI INDONESIA. Busi MR9C-9N ini adalah teknologi terbaru dari NGK yang dibuat khusus untuk menyesuaikan permintaan teknologi dari Honda yang mengusung tema ramah lingkungan. Busi MR9C-9N ini adalah generasi terbaru dari tipe sebelumnya yaitu CPR9EA-9 dengan beberapa improvement yang disematkan kepada busi tersebut. Konsen improvement yang dilakukan adalah dengan meningkatkan efek erosi sebesar 40% pada elektroda dan diharapkan mampu  bertahan pada efek oksidasi yang di akibatkan dari proses pembakaran. Beberapa improvement yang dilakukan diantaranya adalah : Material Bahan Penyusun Pada tipe sebelumnya yaitu CPR9EA-9 nikel yang digunakan adalah nikel berjenis standard sehingga durability yang tercapai tidak sebagus tipe terbaru (MR9C-9N). Nikel jenis baru ini mengalami sedikit perubahan dengan memperkecil diameternya dengan harapan proses transfer kelistrikan antar elektroda bisa lebih fokus dan proses pengapian lebih sempurna.                                                  Penampang elektroda MR9C-9N memiliki elektroda ground yang bersudut dengan bentuk semi silindris dibandingkan dengan tipe sebelumnya yaitu berbentuk kotak.                                                                        Perubahan bentuk ini berdampak pada proses pressure atau tekanan yang terjadi pada saat busi melahirkan percikan api diantara kedua elektrodanya, sehingga api yang dihasilkan lebih efektif dalam proses penyebarannya dibandingkan dengan tipe sebelumnya.                                                                      Kesimpulannya adalah busi terbaru dari NGK yang telah digunakan oleh Honda tipe ESP ini dapat dijadikan alternatif pilihan sebagai pengganti dari CPR9EA-9, dengan mengusung teknologi ramah lingkungan dan dapat menaikkan efisiensi pembakaran serta meningkatkan responsif akselarasi menjadikan sensasi tersendiri dalam berkendara. Selain pada Honda Vario dan Beat, busi NGK dengan tipe MR9C-9N ini juga sudah disematkan langsung dari pabrik pada sebagian motor Honda seperti CBR 150 maupun Scoopy.
  • ...

    NGK G-POWER, Teknologi Berbahan Logam Mulia

    1 month ago

    Platinum yang dikenal dengan istilah platina adalah unsur kimia dengan lambang Pt dengan nomor atom 78 yang memiliki sifat logam putih padat, lunak dan ulet. Daya tahannya terhadap korosi bahkan pada suhu tinggi menjadikan platinum ini sebagai logam mulia. Campuran bahan platinum mempunyai kemampuan bertahan terhadap panas 21% lebih baik dibandingkan dengan material nikel, tingginya nilai titik lebur ini menjadikan platinum sebagai bahan yang mampu bertahan pada suhu ruang bakar yang tinggi. Pertumbuhan permintaan busi dengan performa yang lebih baik membuat NGK mengembangkan teknologi dengan menjadikan platinum sebagai bahan dasarnya, generasi platinum ini dikenal dengan nama G-Power. Busi ini menggunakan platinum pada ujung tip elektroda tengah ( center electrode ) dengan paduan nikel pada ground electrode menjadikan efek quenching pada saat terjadi pembentukan inti api dapat lebih berkurang. Pengurangan efek quenching inilah yang menjadikan busi G-Power lebih bertenaga dan optimal dalam proses pengapian. Selain itu pencegahan terjadinya karbon dapat membuat kendaraan yang menggunakan G-power menjadi lebih efisien dalam pemakaian bahan bakar dan lebih baik dalam peningkatan kecepatannya. Beberapa keunggulan menggunakan NGK busi Platinum adalah: Meningkatkan efisiensi bahan bakar Emisi rendah dan mudah di starter Menghindari gangguan pada sistem elektronik Tahan lama di bawah suhu yang tinggi Lapisan logam anti korosi Ujung platinum mengurangi tegangan yang diperlukan
  • ...

    Nih, Tips Pilih Busi Racing Dari NGK

    1 month ago

    Busi NGK kembali mendukung beberapa tim balap baik roda 2 maupun roda 4, untuk meramaikan ajang balap nasional di musim 2017. Mereka pun coba menjabarkan tips memiih busi untuk keperluan balap, racinglovers.. “Beberapa team balap, 2 roda maupun 4 roda sudah kita konfirmasi akan NGK support. Sebagian sudah kita temui dan berdiskusi mengenai agenda racing tahun ini akan seperti apa, terutama dikarenakan semakin banyaknya permintaan busi racing NGK di lapangan,” ujar Mahesa Argha Yudha, Assistant Marketing Manager PT NGK Busi Indonesia. Mengenai busi NGK racing competition. Sedangkan mengenai busi NGK racing competition, Diko Octaviano, selaku Technical Support PT NGK Busi Indonesia menjelaskan, “Busi racing adalah busi yang sudah bersahabat di sirkuit-sirkuit balapan Indonesia maupun Internasional dengan ciri khas sebutan “Busi Merah” di desain khusus untuk engine yang sudah mengalami peningkatan kompresi dengan perbandingan air fuel ratio tinggi untuk mencapai maksimum power.” Berikut beberapa tips untuk memilih busi yang cocok untuk kebutuhan balap, dari NGK: 1. Bentuk metal sheel (kepala busi) harus disesuaikan dengan blok mesin dan langkah piston, jika salah memilih akan berakibat fatal piston akan menabrak busi dan menyebabkan kerusakan pada ruang bakar 2. Bentuk elektroda dan kepala busi Busi yang baik adalah busi yang mampu menahan efek quenching dengan cepat agar inti api tetap terjaga dengan baik. Oleh karena itu bentuk elektroda dan kepala busi berperan dalam hal tersebut. 3. Tingkat panas Dalam proses transfer panas yang diterima busi kemudian disalurkan ke blok mesin dapat kita tentukan dengan memilih angka yang tertera pada busi itu sendiri. Apakah itu busi panas atau busi dingin. 4. Resistor Pemakaian teknologi dalam mengatur sistem pengapian menjadikan busi dengan tipe resistor wajib digunakan untuk menghindari adanya gangguan pulse elektrik yang dapat menyebabkan mesin bermasalah.   Sumber:  www.motoraceid.com
  • ...

    Busi NGK Iridium Membuat Pengapian Menjadi Lebih Sempurna

    1 month ago

    Busi NGK Iridium Membuat Pengapian Menjadi Lebih Sempurna. Arman yang merupakan salah satu wartawan media online hampir setiap hari pergi kesana kemari menggunakan motor kesayangannya. Situasi jalanan ibu kota yang macet sudah menjadi santapan sehari-hari. Belum lagi cuaca yang terkadang panas terkadang hujan tidak menghalanginya dalam mencari berita. Kendaraan alami overheat Sering kali tunggangannya mengalami  overheat   akibat cuaca serta  traffic   yang tidak menentu. Kalau sudah seperti ini, tentu mengganggu kerjanya. “Padahal saat masih baru, itu lancar-lancar aja bang, Dibawa kemana aja tetap oke, sekarang cepat banget overheatnya, terus bensin kerasa borosnya”    keluhnya saat ditemui di bengkel sepeda motor bilangan Cipinang, Jakarta Timur. Menurut Irwan yang merupakan kepala bengkel sepeda motor tersebut, hal ini disebabkan karena mesin membutuhkan pengapian yang stabil untuk menjaga performa mesin. “Untuk menjaga performa mesin, pilih busi jangan sembarangan mas. Jangan dilihat dari harganya juga, karena walaupun bentuknya kecil, tapi kerja dari busi sangat berat.”   terangnya Fungsi Busi Busi dipasang untuk membakar bensin yang telah di kompres oleh piston. Temperatur yang dihasilkan percikan busi dapat mencapai 60.000K.  Setelah mengalami temperatur yang tinggi,  lalu temperatur akan turun secara drastis saat bahan bakar dan udara masuk ke dalam silinder. Perubahan temperatur yang berulang-ulang tentunya busi membutuhkan bahan atau material yang kuat, tahan panas dan berkualitas. Pada kesempatan tersebut, Irwan menyarankan Arman untuk menggunakan busi iridium keluaran NGK. Busi NGK Iridium memiliki elemen logam yang keras, anti korosi dan tahan panas . Selain keunggulan tersebut, busi NGK Iridium selain memiliki bahan yang berkualitas, juga memiliki bahan elektroda meterial yang memiliki titik didih yang cukup tinggi berkisar antara 2500 derajat celcius. Busi NGK Iridium memiliki pembakaran yang lebih fokus pada satu titik, sehingga mampu melayani mesin yang panas dan yang membutuhkan percikan api yang mumpuni. Dikarenakan memiliki pembakaran yang lebih fokus, pembakaran menjadi lebih sempurna. Hal ini  memicu respon gas dan akselerasi jadi lebih meningkat, motor juga menjadi lebih irit dan tentunya juga meningkatkan gas buang menjadi lebih ramah. Keistimewaan lain dari busi NGK iridium adalah, busi tipe ini lebih awet hingga 10 kali lipat dibanding busi standar. “Motor saya sudah menggunakan busi NGK iridium 1x dari tahun lalu, hasilnya yang saya rasakan mesin jadi lebih bertenaga, lebih irit, akselerasi jadi lebih mantap, dan awet . Saya juga sering menyarankan para pengendara lain untuk menggunakan busi NGK Iridium, karena saya sudah membuktikannya”   pungkas Irwan.   ngk busi iridium " data-medium-file="https://i0.wp.com/mobilkomersial.com/wp-content/uploads/2017/06/ngk-busi-iridium.jpg?fit=300%2C169" data-large-file="https://i0.wp.com/mobilkomersial.com/wp-content/uploads/2017/06/ngk-busi-iridium.jpg?fit=600%2C337" data-original-width="209" data-original-height="209" /> ngk busi iridium " data-medium-file="https://i1.wp.com/mobilkomersial.com/wp-content/uploads/2017/06/ngk-busi-iridium-2.jpg?fit=300%2C169" data-large-file="https://i1.wp.com/mobilkomersial.com/wp-content/uploads/2017/06/ngk-busi-iridium-2.jpg?fit=600%2C337" data-original-width="209" data-original-height="209" /> ngk busi iridium " data-medium-file="https://i2.wp.com/mobilkomersial.com/wp-content/uploads/2017/06/ngk-busi-iridium-3.jpg?fit=300%2C169" data-large-file="https://i2.wp.com/mobilkomersial.com/wp-content/uploads/2017/06/ngk-busi-iridium-3.jpg?fit=640%2C360" data-original-width="209" data-original-height="209" />   Sumber:  mobilkomersial.com
  • ...

    Salah Kaprah Pengertian Kode R Pada Busi NGK

    1 month ago

      Banyak pemilik motor yang membeli busi NGK dengan kode R pada bagian businya. Namun, enggak sedikit para pemilik motor yang mengira kode R pada busi NGK adalah Racing. Padahal, maksud kode R tersebut jauh dari yang namanya racing, bradsis.. Teknologi pada motor semakin maju dan semakin mengandalkan elektronik. Berkat elektronik inilah beragam fitur-fitur bergengsi terdapat pada motor. Kendaraan yang sudah dilengkapi dengan on-board unit harus memiliki daya kelistrikan yang stabil agar tidak terjadi lonjakan gelombang elektromagnetik yang dapat menyebabkan kerusakan pada on board unit tersebut. PT NGK Busi Indonesia sudah lama membuat busi dengan teknologi anti lonjakan gelombang elektromagnet yaitu dengan hadirnya busi resistor dengan ciri “R” pada bagian insulatornya. “Banyak yang beranggapan bahwa kode “R” pada busi NGK adalah kode untuk busi racing, padahal hal ini tidak tepat. NGK sangat merekomendasikan penggunaan busi resistor untuk penggunaan kendaraan yang sudah terpasang on-board unit atau system ECU pada mesinnya.” ujar Diko Oktaviano, Technical Support PT NGK Busi Indonesia. Resistor sebesar 5K ohm ditanam pada tubuh busi yang dapat mengurangi daya hantar gelombang elektromagnet yang akan mempengaruhi kerja kendaraan secara utuh. Penggunaan busi non-resistor pada kendaraan yang sudah dilengkapi on-board unit akan menyebabkan kerusakan engine yang dapat mempengaruhi kinerja mesin menjadi tidak langsam (erratic idle), tenaga berkurang (power drop off) dan lambat pada RPM tinggi (high-rpm misfire). Sumber:  www.motorexpertz.com
  • ...

    NGK Rilis Busi Racing Buat Motor Balap dan Motor Harian Yang Sudah Naik Kompresi dan Seting Air Fuel

    1 month ago

    Mas Bro dan Mbak Sis kudu ati-ati memilih busi. Soalnya, perkembangan teknologi kuda besi menuntut sistem pengapian yang lebih canggih juga. Komponen pemercik api di mesin ini harus sesuai teknologi agar pembakaran mesin makin sempurna. Salah satu yang bisa jadi referensi saat ini adalah busi NGK. Spesifikasi busi NGK terus di-update menyesuaikan teknologi motor saat ini. Sebut saja busi NGK racing yang dikemas dalam bungkus merah. Busi ini sedang diincar penyuka motor performa. Seperti dijelaskan Diko Octavian, busi ini punya celah antara elektrode dengan katub massa yang lebih rapat. Ini adalah teknologi terbaru NGK yang mengikuti perkembangan teknologi mesin motor modern. Misalnya, Honda All New CBR250RR, Yamaha New R15, dan Suzuki GSX-R 50. “Celah rapat bertujuan memperkecil konsumsi kebutuhan arus listrik. Karena lontaran api dari ujung katub elektrode tidak terlalu jauh ke ujung massa busi,” jelas karyawan bagian Technical Support, PT. NGK Busi Indonesia itu. Selain celah rapat, diameter elektrode busi racing NGK juga terbilang kecil. Ini bertujuan agar efektif mengantarkan arus listrik dari pusat elektrode ke massa. “Dengan ujung elektrode kecil, proses pembentukan percikan api yang terus membesar seiring bukaan gas,” jelas Diko. Diko menambahkan, bahwa teknologi itu masih didukung komposisi bahan elektroda dani platinum dan iridium yang khusus. “Ditambah bentukan insulator yang unik. Sehingga makin mendukung kinerja dapur pacu agar lebih responsif saat berakselerasi. Selain itu, kelebihan ini meningkatkan performa dan ketahanan busi racing NGK,” tambah Diko. Presdir NGK Busi Indonesia, Hisato Kato dan GM Marketing & Sales NGK Busi Indonsia, Agus Tan. (Nandar) Dengan spesifikasi seperti itu, busi racing NGK makin dipercaya para pecinta adu kebut sirkuit. Buktinya, NGK dipercaya mensupport tim MotoGP Honda, Yamaha dan Ducati. Juga tim Suzuki World di ajang MXGP. “NGK juga dipercaya tim Indonesia yang turun di kejuaraan nasional, dan kejuaraan Asia. Di antaranya Bahtera Racing Team dann Trijaya Racing Team,” papar Agus Tan, General Manager Marketing & Sales NGK Indonesia. Meski dicipta dengan spesifikasi balap, busi racing NGK juga berkhasiat banyak jika diaplikasi di motor harian. Terutama pada kuda besi yang perbandingan kompresinya sudah didongkrak, dan menggunakan setelan air fuel ratio tinggi. “Tapi, jika mesin masih standar, lebih pas jika memakai busi jenis iridium dan G Power yang sudah terbukti jadi idola konsumen di 2016,” pungkas Diko. NGK Iridium dan NGK G-Power untuk motor harian yang masih standar. (Nandar) Makanya, pemercik api NGK ini sudah terjual lebih dari 50 juta buah. NGK memang seng ada lawan!     Sumber:  www.wartamotor.com
  • ...

    Jangan Gosok Busi dengan Ampelas atau Sikat Kawat

    1 month ago

    Saat menservis kendaraan, tak jarang pemilik menemukan bagian kepala busi berwarna hitam, atau dikenal dengan nama istilah  carbon fouling . Kondisi demikian diakibatkan oleh penumpukan kerak karbon pada ujung elektroda. Efeknya, percikan api pada busi akan berkurang atau hilang sama sekali. Menghadapi kondisi busi dengan  carbon fouling  yang menumpuk ada dua cara, mengganti busi dengan yang baru atau membersihkannya, agar kinerja busi bisa kembali seperti semula. Membersihkan kerak pada busi umumnya dilakukan dengan menggosok dengan ampelas atau sikat kawat. Namun, cara ini ternyata tidak disarankan oleh produsen busi PT NGK Busi Indonesia.  Technical Support  NGK Busi Indonesia, Diko Oktaviano, mengatakan, membersihkan busi baiknya dilakukan menggunakan tekanan angin dan sikat halus. "Saran saya, paling hanya bersihkan  carbon fouling  (kotoran hitam) di busi pakai semprotan angin dari kompresor dan sikat gigi biasa. Bukan sikat kawat, dan jangan sampai basah, karena ini kan sudah kena bakar lalu kena air, bisa korosi," ujarnya menjelaskan. Menggosok dengan ampelas atau sikat kawat bisa mengubah permukaan busi tersebut, sehingga nyala apinya tidak sesuai dengan standar yang sudah ditentukan.   Sumber:  m.viva.co.id