tribunkaltim.com///

Jangan Sampai Busi Tidak Dikencangkan dengan Pas Inilah Akibatnya

TRIBUNKALTIM.CO  -  Busi  merupakan komponen penting dalam sistem perapian pada motor. Pada umumnya, busi berfungsi agar kendaraan bermotor bisa menyala. Oleh karena itu, sudah seharusnya saat memasang busi harus dikencangkan dengan baik dan benar. Lantas, bagaimana jika saat pasang busi tidak dikencangkan dengan pas? Ternyata faktanya, pasang busi kurang kencang ini bisa bikin mesin bermasalah loh. Hal ini disampaikan oleh Technical Support Product Knowledge, PT NGK  Busi  Indonesia, Diko Oktaviano kepada GridOto.com. "Saat busi tidak dikencangkan dengan baik maka saat mesin dihidupkan, maka  tekanan kompresi  bisa bikin busi terdorong keluar," buka Diko. "Siklus  pembakaran  yang terus-menerus akan membuat  drat  busi lama kelamaan akan rusak," tambahnya. Sebagaimana kita ketahui,  tekanan kompresi   mobil  modern saat ini sangat besar. Selain  drat  busi yang rusak, jika busi copot maka proses  pembakaran  akan gagal. "Memang ini jarang terjadi karena cop busi dengan koil yang sudah menjadi satu dan dikencangkan dengan baut," bebernya. Namun, tetap saja sangat tidak disarankan busi kendur di dalam mesin. "Akan lebih baik jika menggunakan kunci torsi dengan ukuran 30-35 Nm," jelas pria yang berkantor di Jl. Raya Bogor, Jakarta Timur. Kalau tidak ada kunci torsi, bisa pakai trik ini. "Saat busi dirasa sudah kencang, putar sedikit lagi sekitar 30 derajat," tutup Diko.   Sumber : https://kaltim.tribunnews.com/2022/01/03/jangan-sampai-busi-tidak-dikencangkan-dengan-pas-inilah-akibatnya?page=all

Jl. Raya Jakarta - Bogor Km 26,6 Jakarta 13740
INDONESIA
+62 21 8710974
marketing@ngkbusi.com

JOIN OUR SOCIAL MEDIA CONVERSATION///

Copyright © 2022 PT. NGK Busi Indonesia. All rights reserved.